C Teknik Membaca Puisi Indah di Atas Pentas D. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas Jawaban: D Baca juga: - Contoh Soal USP/USBN Bahasa Indonesia Beserta Jawaban. Share : Post a Comment for "140 Kumpulan Soal UTS/PTS Bahasa Indonesia Kelas 11 Semester 1 Kurikulum 2013 Beserta Jawaban"
Teknikmembaca puisi di atas pentas Kenakan pakaian yang rapi, nyaman namun sesuai dengan isi puisi yang akan kalian bacakan. Berpakaianlah sewajarnya namun dapat menarik perhatian, sehingga mendukung isi puisi yang dibacakan. Berdiri tegak, tenang dan percaya diri di atas pentas. Kuasailah pentas!
BIbisniscom Inilah 9 Cara Membaca Puisi agar Handal di berbagai Pentas dan Perlombaan-- Membaca pusisi merupakan seni pertunjukan sederhana yang bisa dilakukan oleh siapapun.Di dunia pendidikan membaca puisi tentunya sudah tidak asing lagi seperti di ajang-ajang kegiatan pelajar, mahasiswa ataupun seniman.
TEKNIKMEMBACA PUISI DI ATAS PENTAS 1.Yakin bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atu mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca 2.Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membca 3.Hayatilah puisi yang kalian baca dengan memahami isi dan pesannya .
Adabanyak puisi pilihan yang dikedepankan dari para siswa diharapkan bisa memanfaatkannya. Secara optimal untuk aktivitas membaca estetis, sama dengan membaca apresiatif. Membaca estetis ini sangat mengolah unsur keindahan/estetika, dimanfaatkan untuk pembinaanapresiasi sastra, sama-sama memasuki ranahpsikomotorik, serta menggunakan objek kajian seluruh bentuk dan jenis karya sastra. . Bukan
Yakinlahbahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca.Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca.Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghormatan kepada mereka dengan cara menganggukkan kepala.
. 0% found this document useful 0 votes161 views21 pagesDescriptiontehnik membaca puisiCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes161 views21 pagesTeknik Membaca PuisiJump to Page You are on page 1of 21 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 15 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Page 19 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Sebelum kalian menerapkan teknik yang baik, kalian perlu mengetahui terlebih dahulu beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan pada saat kalian membaca puisi dengan keras. Prinsip-prinsip itu adalah volume suara, artikulasi suara, intonasi, gerak tubuh, mimik, dan pandangan mata. Volume suara adalah derajat keras atau lemahnya suara pada saat kalian membaca puisi yang dimaksud. Artikulasi suara adalah pengucapan kata demi kata dengan benar serta dengan suara yang jelas dan pilah. Intonasi adalah lagu membaca yang meliputi penggalan kata dan tinggi atau rendahnya suara pada saat kalian membaca baris demi baris puisi. Gerak tubuh meliputi gerak seluruh anggota tubuh kaki, tangan, badan, dan kepala sesuai dengan isi puisi yang dibaca. Mimik adalah ekspresi atau perubahan wajah sesuai dengan karakteristik dan suasana misalnya, sedih, semangat, atau gembira yang digambarkan pada puisi yang dibaca. Pandangan mata adalah arah mata memandang; seharusnya pandangan mata ditujukan ke segala penjuru tempat penonton berada. 1. Yakinlah bahwa kalian telah mengenakan pakaian dengan rapi atau mengenakan pakaian sesuai dengan isi puisi yang akan kalian baca. 2. Berdirilah dengan tegak dan tenang di atas pentas sebelum kalian memulai membaca. 3. Kuasailah pentas dan penonton dengan mengarahkan pandangan ke segala penjuru sambil memberikan penghormatan kepada mereka dengan cara menganggukan kepala. 4. Hayatilah puisis yang kalian baca dengan memahami isi dan pesannya. 5. Bacalah puisi tersebut dengan artikulasi suara yang jelas, dengna volume suara yang dapat menjangkau semua penonton, dan dengan intonasi yang bagus. 6. Aturlah napas dengan baik dengan menyesuaikan penggalan-penggalan kata, baris, dan bait puisi tersebut. 7. Pusatkan perhatian kepada puisi yang dibaca dennga mengendalikan diri tanpa terpengaruh oleh penonton. Untuk menerapkan tips diatas, mari kita coba dengan puisi karya Chairil Andwar di bawah ini AKU Karya Chairil Anwar, Sastrawan Angkatan 1945 Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang-menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku akan lebih tidak peduli Aku mau hidup seribu tahun lagi.
Daftar isi Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas 1. Pembacaan Tekstual 2. Pembacaan Deklamasi 3. Pembacaan Teatrikal Langkah-Langkah Membaca Puisi Pentingnya memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan pemaknaan puisi dan unsur pembangun puisi, maka selanjutnya Anda akan mampu menganalisis puisi dengan mudah. Selain itu, Anda juga dapat mendemonstrasikan puisi dengan membaca puisi di atas pentas. Foto PixabayYa, sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi terhadap suatu karya sastra puisi, yakni mendemonstrasikannya, dengan cara membacakannya menggunakan teknik membaca puisi di atas pentas yang membacakan puisi, hal penting yang biasanya diperhatikan seperti kemampuan menjiwai puisi yang dibacakannya dengan baik. Selain itu, kemampuan vokal, gerak tubuh, dan mimik wajah menjadi perhatian yang perlu dikuasai dengan baik oleh seorang pembaca puisi. Teknik Membaca Puisi di Atas Pentas Pada dasarnya, ada banyak teknik membaca puisi di atas pentas yang sering ditampilkan bergantung pada penafsiran makna dan pilihan masing-masing, yakni sebagai Pembacaan Tekstual Teknik membaca puisi ini memiliki ciri yaitu membawa teks pada saat tampil. Seorang pembaca puisi sesekali dapat melihat teks puisi yang dibacanya secara langsung, karena memang tidak ada tuntutan hafalan sebelumnya. Secara umum, dengan teknik ini, pembacaan puisi dapat divariasikan dengan gaya atau gerak tubuh, seperti berdiri, duduk, dan bergerak, namun semuanya terbatasi atau tidak bisa bergerak bebas dan Pembacaan Deklamasi Teknik membaca puisi di atas pentas ini dilakukan dengan menghafal teks puisi terlebih dahulu, karena pada saat tampil tidak membawa teks puisinya. Pentingnya si pembaca memiliki daya hafalan yang bagus, agar pada saat pembacaan puisi dapat dilakukan dengan maksimal. Karena banyak faktor yang mempengaruhi kekuatan hafalan si pembaca, bisa saja lupa lirik puisinya karena tekanan emosional atau grogi yang berlebihan. Keuntungan teknik ini memberikan keleluasaan dan bebas bergerak karena tidak terikat dengan teks secara visual. Selain itu, adanya keharusan untuk menampilkan penghayatan yang lebih baik, ekspresi, suara, gestur, dan mimik wajah yang lebih baik dibandingkan dengan teknik tekstual. 3. Pembacaan TeatrikalDari dua teknik membaca puisi yang sudah dijelaskan di awal, teknik ini lebih kreatfi dan ekspresif. Teknik pembacaan teatrikal selain dibutuhkan hafalan yang kuat, penampilannya dituntuk dengan ekspresi, penghayatan, dan penjiwaan totalitas terhadap isi puisi yang dibacanya. Tak hanya itu, penampilan teknik membaca puisi di atas pentas ini menjadi lebih menarik karena didukung dengan eksesoris, musik, latar, dan setting puisi dengan gaya yang dijelaskan tersebut, harus dibarengi dengan latihan yang rutin agar hasilnya maksimal. Apapun gaya yang dipilih harus didasarkan pada beberapa aspek seperti kesiapan diri, situasi kondisi, kecocokan puisi, dan sarana pendukung yang memadai. Proses latihan dapat dilakukan dengan membaca puisi di depan cermin, direkam video, atau membacakannya di depan teman atau keluarga untuk melatih mental dan menambah jam terbang pengalaman membaca puisi. Langkah-Langkah Membaca PuisiBerikut ini adalah langkah-langkah pembacaan puisi yang harus dikuasai dengan menggunakan teknik membaca puisi di atas dengan tenang dan percaya diri dengan kemampuan yang dihadapkan kepada penonton, kuasai mental dan situasi dengan cara mengarahkan pandangan ke sekeliling. Dilanjutkan dengan memberikan yang harus dibaca adalah judul dan nama penulis puisi dengan sejenak untuk mengambil nafas. Kemudian mulailah membaca puisi dengan penghayatan membaca puisi harus fokus dan perhatikan larik puisi agar tidak salah membaca. Usah hiraukan hiruk pikuk atau riuhnya suara Anda bersikap tenang, kemudian berhenti sejenak, embuskan napas perlahan, hormat kepada penonton sambil tergesa-gesa pada saat Anda meninggalkan tempat pembacaan menjadi pembaca puisi yang hebat tentu tidaklah instan dan butuh proses. Jika terus konsisten berlatih dan semakin sering tampil membaca puisi, maka nantinya akan semakin terasah kemampuannya seiring bertambahnya pengalaman. Di samping itu terus berlatih teknik membaca puisi di atas pentas dengan serius, maka akan mempermudah pembaca memberikan penampilan terbaiknya.
teknik membaca puisi di atas pentas